Sabtu, 28 April 2012

Tugas 11

Conditinal ‘If’
Conditional if adalah kalimat pengandaian. Dengan kata lain, kata if digunakan untuk mengandaikan sesuatu. Dalam bahasa Indonesia, if berarti ‘jika atau seandainya’. Berbicara mengenai if ini maka tidak lepas dari apa yang disebut dengan tipe atau pola kalimat pengandaian. Dalam bahasa Inggris terdapat 3 kalimat pengandaian.

Masing-masing tipe memiliki dua klausa yang disebut klausa bergantung(tak mandiri) yakni if clause dan klausa mandiri atau yang dapat berdiri sendiri tanpa kata if. Yang klausa if sering disebut dengan anak kalimat dan yang kedua sering disebut dengan induk kalimat.

Dalam tuturan bila if clause itu terdapat pada awal tuturan maka akan ada jeda setelah klausa ini yang selanjutnya disusul oleh klausa induk. Maka dari itu, dalam tulisan setelah if clause ditandai dengan tanda koma (,) setelahnya. Sebaliknya jika yang lebih dulu adalah klausa induk tidak ada jeda setelah klausa ini. Penamaan lain dari klausa mandiri adalah klausa atasan dan yang tidak mandiri adalah klausa bawahan. Perhatikan klausa bergantung yang diikuti oleh jeda dan susul oleh klausa mandiri di bawah ini.
If-clause……………………, independent clause (Klausa bergantung) (Klausa mandiri)


Arti dari klausa mandiri adalah klausa yang dapat berdiri bebas dalam tuturan. Dengan kata lain klausa ini baik dalam tuturan atau dalam bentuk tulisan tidak membutuhkan klausa lain. Sebaliknya klausa bergantung adalah klausa yang mau tidak mau harus didampingi oleh klausa induk agar tuturan menjadi lebih bermakna dan benar.

Tanda jeda dalam tuturan menandakan bahwa pengucapan setelah kluasa ini berhenti sebentar selanjutnya dilanjutkan dengan klausa yang mandiri. Pernah tuturan if clause (dalam bahasa Indonesia) ini digunakan dalam Ketoprak Humor untuk memberikan kesan yang lucu bagi lawan tutur. Lawan tutur mendengarkan tuturan yang diucapkan oleh penutur namun setelah klausa if tidak dilanjutkan dengan klausa yang lain. Apalagi yang dituturkan dalam klausa if itu sesuatu ucapan yang menarik untuk diikuti namun tidak ada kelanjutannya.

Selanjutnya berhubungan dengan tense yang digunakan, masing-masing tipe kalimat 1-3 memiliki bentuk tense yang berbeda sebagaimana berikut ini.
1
 Bentuk tense (verb1)
 tipe satu berupa waktu sekarang (present tense/simple present/present simple) baik present tense itu berupa kata kerja bukan kopula baik transitif maupun intransitif, kata bantu (auxiliary verb) dan kopula be yang terletak dalam if clause dan present future misal will yang terletak dalam klausa induk. Present future will menandakan bahwa pengandaian akan terwujud bila dalam klausa ifnya kondisinya terpenuhi.
Contoh.
Formula: If + S + V1, S + V1 (Will)
  1. If I go to an office on Thursday, I will meet you
  2. If she doesn’t know about the computer problems, my friend will help her
  3. If a man loves a woman, he will look at her face intently


2.       Tipe 2. 
 ini dalam masing-masing klausa berisi bentuk tense lampau (past tense) yakni yang terdapat dalam if clause kata kerja transitif dan intransitif baik beraturan maupun tidak beraturan, copula be (were bukan was), auxiliary verb (had bukan has/have) dan dalam induk kalimat past future would (akan). Makna yang dibawa oleh tipe dua ini yang didalamnya berisi bentuk past tense adalah bahwa pengandaian atas sesuatu tidak akan pernah terwujud.
Bertalian dengan pembelajaran tipe 2 ini, hal lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan bentuk yang tidak biasanya yang berbeda dengan yang sering kita temukan dalam kalimat biasa. Dalam kalimat tipe 2 tepatnya dalam klausa if, setelah subjek I/he/she/it bukan was tetapi were.

Contoh:
Formula: If + S + V2, S + V2 (Would)
  1. ·         If I were you (as a student), I would study seriously
  2. ·         He would make the biggest online library in this world if he were a president
  3. ·         I would visit Obama’s library if I were in America


3.       Tipe 3. 
Tipe 3 adalah tipe kata kerja yang berupa past perfect dalam if clause dan past future perfect dalam klausa mandiri. Makna yang dibawa oleh kalimat tipe 3 ini adalah pengandaian atas sesuatu yang tidak mungkin terwujud sebagaimana makna yang dibawa oleh kalimat pengandaian tipe 2.

Contoh:
Formula: If + S + Had V3, S + Would + Have V3
  1. ·         If I had gone there, I would have bought you a flower
  2. ·         She would have been happy, if you had visited her

Dalam pembelajaran bahasa Inggris hal penekanan lainnya selain di atas adalah bahwa masing-masing bentuk tense dalam setiap tipe kalimat adalah sama yakni dalam tipe 1 jika klausa if-nya berupa kata kerja bentuk pertama (present tense) maka future-nya dalam kalimat induk adalah present tense juga. Begitu pula dalam tipe 2, jika dalam kalimat induk future –nya dalam bentuk past tense maka bentuk tense dalam klausa if –nya adalah past tense, dan dalam tipe 3 jika klausa if –nya tensenya adalah past perfect maka bentuk tense dalam kalimat induk adalah past future perfect tense.

Read More......

Tugas 01

Reported speech
Reported speech secara tidak langsung melaporkan apa yang dikatakan orang lain.

Contoh:
  • ·         Jane said she was so happy today.
  • ·         The president said he needed a vacation.

Reported speech menggunakan bentuk lampau dari direct speech. Jadi jika direct speech dalam bentuk present tense, maka reported speech dalam bentuk past tense.

Contoh:
  • ·         Direct Speech - I said, “She is in her office.”
  • ·         Reported Speech - I said she was in her office.

Apabila direct speech dalam bentuk past tense, maka reported speech menggunakan bentuk past perfect.
  • ·         Direct Speech - I said, “She was in her office at lunchtime.”
  • ·         Reported Speech - I said she had been in her office at lunchtime. atau - I said she was in her office at lunchtime.

Dalam bahasa Inggris moderen, bentuk past perfect sering tidak diperlukan untuk reported speech bentuk lampau, kita cukup menggunakan past simple tense.

Berikut beberapa bentuk kata kerja umum dalam direct dan reported speech

Tenses
Direct / Reported Speech
Simple present:
I said, “She is busy”. - I said she was busy.
Present continuous:
I said, “I am working now”. - I said I was working now
Simple past:
I said, “She was here this morning”. - I said she was here this morning. ATAU
I said she had been here this morning.
Past continuous:
I said “She was studying all yesterday” - I said she was studying all yesterday. ATAU
I said she had been studying all yesterday
Present perfect:
I said, “She has worked here for 5 years.” - I said she had worked here for 5 years.
Past perfect:
I said, “She had worked here for 5 years.” - I said she had worked here for 5 years.
Future:
I said, “She will work here from July.” - I said she would work here from July.
Future continuous:
I said, “We’ll be living here for 6 months.” - I said we would be living here for 6 months.
Can:
I said, “She can play the piano well.” - I said she could play the piano well.

Reported speech sering diberikan sebagai bagian dari klausa-that, khususnya dalam bahasa tertulis dan bahasa yang lebih formal.

Contoh:
  • ·         He said that he would arrive at 10.00.
  • ·         He said he would arrive at 10.00.

Kedua kalimat ini bermakna sama, dan that bisa dihilangkan tanpa ada perubahan makna.

Sumber http://englishonline.blogdetik.com/2009/08/20/reported-speech-1/

Read More......

Tugas 2 (latihan soal)

Choose The Correct Answer

1.The employees responsible for carrying out general office duties, filling in forms and keeping statistics are... (a.clerks)

2.The employees who sell a company's products are the sales representatives, usually known as… (c.reps)

3.The employees who decide what to purchase, and who make the purchases of  finished goods or components to be  made into goods, are the… (c.buyers)

4. The employees who are responsible for seeing that the finished goods are well made are the… (b.quality controllers)

5. The clerical workers who use typewriters or word processors and who produce letters, memos or othe documents, are… (a.secretaries)

6. The employees who check a company's financial affairs are the… (b.accountants)    

7.The employees who are responsible for preparing checks, pay packets and pay slips are the… (a.wages clerks)

8. The workers who process data, under the control of managers and supervisors, are the computer… (b.   operators)

9.The person who greets a visitor and tells him or her how to get to the right office is the… (c.receptionist)

10.  The employees who deal with a company's telephone calls are the… (c.switchboard operators)

11.The Board of… (b.Directors)  is responsible for deciding on and controlling the strategy of a corporation or company.

12. Small businesses depend on investors providing … (b.individual) capital.

13. Investors are influenced by the projected … (a.market) on their capital.

14. The capital needed to run a business is provided by ... (c.investment)


15. Rent and rates, which do not change as turnover volume changes, make up the … (a.fixed) costs of a company.

Read More......

Rabu, 18 April 2012

Tugas 10

Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. Conditional yang paling umum adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga if-clauses.Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta. Unreal Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.
Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III, digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional, digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar.
Catatan: Jika klausa "if" diletakkan di awal kalimat, kita harus menggunakan Koma (,). Sebaliknya jika klausa "if" berada di belakang, maka tidak perlu ada koma.

Zero Conditional
Digunakan untuk mengekspresikan kebenaran umum. Tense yang digunakan biasanya Present Simple Tense

Conditional I
Digunakan untuk mengekspresikan pengandaian yang dibuat berdasarkan fakta di masa sekarangatau masa yang akan datang dan pengandaian ini bisa saja terjadi. Klausa “if” biasanya dalam bentuk Present Simple Tense.

Conditional Tipe II
Digunakan untuk mengekspresikan situasi yang tidak nyata di masa sekarang atau masa yang akan datang. Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan sebuah harapan. Tenses yang digunakan dalam klausa “IF” adalah Past Simple Tense.

Contoh conditional sentences:
  • ·         If I were you, I wouldn't do that. = I wouldn't do that, if I were you.
  • ·         If I had more time, I would do more on my websites. = I would do more on my websites, if Ihad more time.
  • ·         If I find her address, I will send her an invitation.
  • ·         If I have time today, I will phone my friend. = I will phone my friend, if I have time today.
  • ·         If I go to England, I will buy some Cheddar cheese. = I will buy some Cheddar cheese, if I go to England
  • ·         If you drop an apple, it falls. = An apple falls, if you drop it.
  • ·         If you don't do your homework, I will be disappointed. = I will be disappointed, if you don't do your homework.
  • ·         If I hadn't helped you, you would have failed. = You would have failed, if I hadn't helped you.
  • ·         If it had been sunny, we could have gone out. = We could have gone out, if it had been.

http://www.scribd.com/doc/39890465/Conditional-Sentences

Read More......

Indirect Speech 3

Example of Indirect Speech:

Lindy explains (that) she is sure she doesnt make any mistake
I said she was in her office.
I said she had been in her office at lunchtime.
Joe said that he studied hard.



Read More......

Direct Speech 3

Example of direct speech:

Tomy said, "i am busy."
Mery said, "this is my pen."
Jony said, "i'm so happy today."
The president said, "i need a vacation."
Lindy explains, "i am sure i dont make any mistake."
I said, "she is in her office."
I said, "she was in her office at lunchtime."
Frank said, "i am busy now."
Joe said, "i study hard."
I said, "i will leave the country



Referensi

Read More......

Indirect Speech 2

Bentuk-bentuk indirect speech: 
1. Bentuk kalimat tidak langsung yang kata pengantarnya dalam bentuk Present Tense, maka kalimat tidak langsungnya tidak mengalami perubahan Tense.
2. bentuk kalimat yang tidak langsung yang kata pengantarnya Past Tense, maka kalimat yang mengalami perubahannya adalah Tense, kata ganti orang, dan keterangan waktu/tempat


Referensi

Read More......

Indirect Speech 1


INDIRECT SPEECH
Indirect speech, adalah kaliamt orang lain yang diulang dalam bentuk lain oleh si pembicara tanpa menggunakan bentuk yang sama tapi  masih mempertahankan maksudnya (reported speech/kalimat tidak langsung)



Referensi

Read More......

Direct Speech 2

Cara penulisan Direct Speech selalu diapit oleh tanda kutip, kalimat selalu diawali huruf capital. tanda titik dua (:) atau (,) diletakkan sebelum direct speech bilamana kata penghubung (reporting venn) berada dimuka dan tanda koma (,) harus diletakkan setelah direct speech bilamana kata penghubung diletakkan setelah atau diantara direct speechnya. Tanda baca seperti tanda seru (!) dan tanda tanya (?) tidak mengalami perubahan  kalimat directnya.



Read More......

Direct speech 1

DIRECT SPEECH
Direct speech adalah kaliamat asli suatu pembicara tanpa adanya suatu perubahan (kalimat langsung).
Cara penulisan Direct Speech selalu diapit oleh tanda kutip, kalimat selalu diawali huruf capital. tanda titik dua (:) atau (,) diletakkan sebelum direct speech bilamana kata penghubung (reporting venn) berada dimuka dan tanda koma (,) harus diletakkan setelah direct speech bilamana kata penghubung diletakkan setelah atau diantara direct speechnya. Tanda baca seperti tanda seru (!) dan tanda tanya (?) tidak mengalami perubahan  kalimat directnya.


Referensi

Read More......

Tugas 4

 Beberapa kata, seperti adjektives (kata sifat), prepositions (kata depan) dan verbs (kata kerja) harus diikuti oleh bentuk -ING (gerund).

A. Subject 
Gerund sebagai subjek pokok kalimat

B. Subjective Complement 
Gerund sebagai pelengkap subjek dalam kalimat biasanya selalu didahului to be yang terletak di antara subject dan subjective complement

C. Direct Object 
Gerund sebagai objek langsung dalam kalimat

D. Object of Preposition 
Gerund sebagai objek preposisi yang terletak setelah preposisi. Preposisi yang sering dipakai adalah of, on, no, with, without, at for, after, before, because of, to, like, about, for, by, in.

E. Appositive 
Gerund sebagai aposisi atau penegas dalam kalimat



sumber http://www.tambahwawasan.com/gerund-verb-ing/ 
sumber http://catatanbahasainggris.blogspot.com/2009/04/gerunds.html


Read More......

Tugas 3

Gerund adalah kata benda yang berasal dari kata kerja ditambah –ing. Bila diperhatikan, gerund mempunyai bentuk yang sama dengan present participle, bedanya gerund berfungsi sebagai kata benda, sedangkan present participle sebagai kata sifat yang menerangkan kata benda.

Dalam kalimat, gerund berfungsi sebagai:
a. subjek (subject) 
b. pelengkap subjek (subjective complement)
c. objek langsung (direct object)
d. objek preposisi (object of preposition)
e. aposisi (appositive)


sumber http://www.tambahwawasan.com/gerund-verb-ing/ 
sumber http://catatanbahasainggris.blogspot.com/2009/04/gerunds.html

Read More......

Jumat, 13 April 2012

Tugas 8

Intransitive Verbs (Kata Kerja Yang Tidak Membutuhkan Objek)

Yaitu adalah kata kerja yang tidak memerlukan obyek, karena sudah dapat dipahami dengan sempurna makna kalimat tersebut. Kata-kata kerja yang termasuk Intransitive verbs diantaranya adalah: Shine, come, sit, boil, sleep, fall, cry, dll.

Contoh:
  • ·         The baby cries.
  • ·         My mother is sleeping.
  • ·         The water boils.


Catatan:
1.      Ada juga beberapa kata kerja yang dapat berfungsi sebagai transitive maupun intransitive verbs.
Contoh:
  • ·         He drops his bottles. (transitif)
    • The rain drops from the sky. (intransitif)

  • ·         The contestants still misunderstood then. (transitif)
    • The contestants still misunderstood. (intransitif)

  • ·         They grow the rubber trees. (transitif)
    • Rice grows in the fertile soil. (intransitif)

Ada beberapa verb intransitive yang memakai Objective Noun yang mempunyai satu kesatuan makna dengan kata kerjanya. Objeknya disebut Cognate Object.

Contoh:
  • ·         He played the fool.                  (Dia bermain gila-gilaan).
  • ·         He laughs a hard laugh.            (Dia tertawa lebar).
  • ·         He slept a sound sleep.            (Dia tidur nyenyak).
  • ·         He died a miserable death.        (Dia mati melarat).

Ada beberapa verb transitive dan intransitive walaupun sudah mempunyai object tetapi artinya belum sempuma sebelum ditambah kata-kata lain.

Kata Kerja jenis ini diantaranya adalah: make, name, call, find, declare, suppose, consider, bring, give, appoint, seen, hear, dll.

Contoh:
  • ·         I will make you happy.
  • ·         I appoint him to be my assistant.

Ada juga kata kerja yang mempunyai pola sebagai berikut:
·         Kata Kerja + Preposition + Object
·         Kata Kerja + Preposition + Kata Kerja-ing

Contoh:
  • ·         We talked about the problem.
  • ·         She felt sorry for coming late.

Kata-kata kerja untuk pola kedua diantaranya adalah: succeed in, think about/of, dream of, dream about, approve of, look forward to, insist on, decide against, angry with, sorry for, thanks for, dll.

Ada juga Kata Kerja tertentu yang mempunyai pola sebagai berikut:
·         Kata Kerja + Object + Preposition + Kata Kerja-ing

Contoh:
  • ·         They accused me of telling lies.
  • ·         Do you suspect the man of being a spy?
  • ·         I congratulated Bob on passing the exam.
  • ·         What prevented him from coming to the party?
  • ·         I thanked her for being so helpful.


http://wap.ismailmidi.com/berita-211-verbs.html



Read More......

Tugas 7

Transitive Verbs (Kata Kerja Yang Membutuhkan Objek)

Yaitu kata kerja yang memerlukan object untuk menyempurnakan arti kalimat atau melengkapi makna kalimat.
Kata kerja Transitive diantaranya adalah: Drink, watch, read, fill, open, close, dll

Contoh:
  • ·         He watches the film.

·         (Kalimat ini tidak akan lengkap, jika "the film" kita hilangkan. Orang lain akan bertanya-tanya - menonton apa?, maka watch (menonton) membutuhkan object agar makna kalimat tersebut dapat dipahami).
  • ·         The man cuts the tree.
  • ·         He struck the board
  • ·         A dog bites the man
  • ·         You push the door


Hanya transitive verb (kata kerja transitif) yang bisa digunakan dalam Passive Voice. Sedangkan semua linking verb itu termasuk kategori intransitive verb (kata kerja intransitif). Transitive verbs bisa memiliki lebih dari satu objek.



Frank, Marcella. 1972. Modern English: A Practical Reference Guide. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall Inc.

Read More......

PPSPPT

kalo di kampus lu gada ospek, itu gaberasa lo kuliah bray hahaha.. baru sempet nulis nih soalnya dr kmrn males nyalain komputer hahaha iyaaa gue mau bahas OSPEK!!!
Ospek di jam2 pertama itu bikin emosi loh!!!! hey kaka senior gue kok jahat sih :( baris didepan gerbang, dan pas masuk sampe ke lapangan kita itu harus jalan jongkok. Kita dalam rangka lagi ramadhan itu yaaa kesiksa fufufuuu.... disuruh jingkrak2 sambil nyanyi lah, disuruh jalan ditempat segala macem u,u dr jam 7 sampe jam 9 kita tersiksa *kejem bener keliatannya*

sekitar jam 9an gitu kan pindah ke tempat yg udah disediain sama anak2 BEM gitu, disitu kita dikasih bimbingan tentang keadaan kampus dan segala@nya tentang kampus. Saat itukan kita duduk sesuai kelompok, dan setiap kelompok itu ada KPnya. Gue kebetulan kelompok 8 dan masih belom kenal anak2nya. Untung KP gue baik bener tuh, laki mukanya serem tp selow abissss sama kita2. Tapi ada tuh KP kelompok 2 kalo ga salah, petakilan bener tapi malah gue perhatiin mulu itu kakanya kalo ga salah denger sih namanya "Adit". Trus gue malah mesem2 sendiri ngeliatin dia, tp dia centil gitu sih sama anak2 yg cewe, ngegodain mulu demennya. Yaaaa... selebihnya gitu deh selayaknya masih mahasiswa baru pasti paham.

Oiaaaa... sampe jam 3an gitu itu gue msh tetep loh ngeliatin kaka ituuuuu.... Disaat suruh minta tanda tangan setiap anggota BEMnya itu, sebelumnya mereka saling memperkenalkan diri satu persatu, DAN GUE CUMA NUNGGUIN KAKA ITUUU *pingsan*..... "nama gue Aditya Darmawan, dari Manajemen" *melongok ngeliatin sambil ngeces* abis itu gue buru2 nyatet, bukan nyatet utk minta tanda tangan dia tapi mau gue cari ke pesbuk atau twitter.. Ini namanya niat vi -___-" pas sesi minta tanda tangan itu juga si kaka adit itu ga keliatan dimana dia berada hmmpppt...

tapi sampe rumah gue ketemu twitternya, langsung gue follow gapake mikir dan ga berharap difolback juga. cuma pengen jadi penggemar rahasia u,u





Read More......

Tugas 6

Passive Voice adalah yaitu kalimat yang ‘subjek-nya’ dikenai pekerjaan. Kalimat ini biasanya kata kerjanya diartikan “di” atau “ter”. Kalimat pasif dibuat dengan kata kerja “to be” dan kata kerja bentuk ke-3. 

Pola passive voice:
Subject + be + Verb+ by + Object + modifier

Cara mengubah active voice menjadi passive voice:
1.      Object dari active voice (the soil) menjadi subject dari passive voice
2.      Subject dari active voice (we) menjadi object dari passive voice. Perhatikan pula bahwa terjadi perubahan dari subject pronoun ‘we’ menjadi object pronoun ‘us’.
3.      Verb1 (fertilize) pada active voice menjadi verb3 (fertilized) pada passive voice.
4.      Ditambahkannya be ‘is’ di depan verb3. Be yang digunakan adalah tergantung pada subject passive voice dan tenses yang digunakan. (Perhatikan pola-pola passive voice di bawah).
5.      Ditambahkannya kata ‘by’ di belakang verb3. Namun, jika object dari passive voice dianggap tidak penting atau tidak diketahui, maka object biasanya tidak dikemukakan dan begitu pula kata ‘by’.
6.      Khusus untuk kalimat-kalimat progressive (present, past, past perfect, future, past future, dan past future perfect continuous, perlu menambahkan ‘being’ di depan verb3). Kalau tidak ditambahkan “being”, tensisnya akan berubah, bukan progressive/continuous lagi. Perhatikan contoh-contoh pada poin h – o di bawah.

Contoh:

Aktif (me/ber)                                                             Pasif (di/ter)
1. They clean the room everyday                   1. The room is cleaned by them everyday
2. They cleaned the room yesterday              2. The room was cleaned by them yesterday
3. They are cleaning the room now                3. The room is being cleaned by them now
4. They have cleaned the room                      4. The room has been cleaned by them
5. They will clean the room tomorrow            5. The room will be cleaned by them tomorrow

http://blogmhs.uki.ac.id/melva/assignment/structure/active-and-passive-voice/

Read More......

Kamis, 05 April 2012

Tugas 5



 Beberapa kata, seperti adjektives (kata sifat), prepositions (kata depan) dan verbs (kata kerja) harus diikuti oleh bentuk -ING (gerund).

A. Subject 
Gerund sebagai subjek pokok kalimat, contoh: 
1. Swimming is good service. 
2. Your singing is very beautiful. 
3. Studying needs time and patience. 
4. Playing tennis is fun. 
5. Reading English is easier than speaking it. 


B. Subjective Complement 
Gerund sebagai pelengkap subjek dalam kalimat biasanya selalu didahului to be yang terletak di antara subject dan subjective complement, contoh: 
1. My favorite sport is jogging
2. My favorite activity is reading


C. Direct Object 
Gerund sebagai objek langsung dalam kalimat, contoh: 
1. I enjoy dancing
2. She likes dancing
3. Thank you for your coming
4. I hate arguing


 D. Object of Preposition 
Gerund sebagai objek preposisi yang terletak setelah preposisi. Preposisi yang sering dipakai adalah of, on, no, with, without, at for, after, before, because of, to, like, about, for, by, in. 
1. He's afraid of going by plane. 
2. I am interested in visiting the museum. 
3. He is clever at skateboarding
4. The girl is crazy about playing tennis. 
5. I have no objection to hearing your story. 
6. You will not be clever without studying
7. They are good at telling funny stories. 
8. In sleeping I met you in the park. 


 E. Appositive 
Gerund sebagai aposisi atau penegas dalam kalimat, contoh: 
1. My hobby, fishing, is interesting 
2. I do not like quarrelling, a useless job. 
My hobby is fishing dan fishing is interesting diletakkan bersebelahan dalam sebuah kalimat sebagai appositive (fishing adalah aposisi dari my hobby), begitu juga contoh kalimat dibawahnya. 


Penggunaan Gerund setelah preposisi. Preposisi-preposisi yang diikuti dengan gerund. 
1. Before going to bed he turned off the lights. 
2. He told the joke without laughing
3. We arrived in Madrid after driving all night. 


Penggunaan Gerund setelah verbs (kata kerja) verbs berikut harus diikuti dengan gerund 
1. I enjoy cooking
2. Ralph is considering buying a new house. 


sumber http://www.tambahwawasan.com/gerund-verb-ing/ 
sumber http://catatanbahasainggris.blogspot.com/2009/04/gerunds.html

Read More......

Tugas 12

Komentar tentang gambar anggota dpr yang tertidur disaat rapat...

Yaaa prihatin juga sih ngeliat anggota pemerintahannya yang seperti itu , mungkin mereka tertidur karna 2 hal. yang pertama kemungkinan besar mereka capek ngurusin negaranya, mungkin juga karena bosen rapat rapat terus.. TAPI.. gimana negara kita mau maju? Kalo tugas pemerintahannya seperti ini. Padahalkan mereka mempunyai basic yang cukup 'tinggi', tapi mereka tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Yang seperti ini juga sebenernya yang bikin negara kita menjadi terbelakang daripada negara2 yang lain. Pemerintah yang semaunya saja..

Read More......

tugas 13

Banjir....
Sebenernya banjir itu gak bisa menyalahkan hanya salah satu pihak saja (pemerintahnya ataupun masyarakatnya), itu semua kembali ke diri kita masing2. jika kita bisa menerapkan sikap yg peduli sama lingkungan, kemungkinan kecil terjadi banjirnya. Banjir ini juga terjadi karena sampah yang menyumbat selokan, adanya bangunan2 liar dibantaran sungai, itu semua kan masyarakat yg menghambat kelancaran air tersebut. pemerintah juga mungkin selalu mengupayakan untuk membuat kota nya terbebas dari banjir, tapi kalo masyarakatnya seperti warga jakarta gini, gimana bisa membebaskan dari banjir. jadi, kalo mau terbebas banjir ya gak usah nyalahin pemerintahnya karna cuma janji2 doang atas visi misi yg mereka punya, tapi kembali ke diri kita sendiri :)

Read More......